Apa sih yang ada di balik marketing atau pemasaran, kenapa beberapa orang kelihatannya mudah sekali menjual barang atau jasa mereka, tetapi kita kok susah banget mau jual lumpia seharga seribu rupiah saja?
Bila di dalam diskusi kita sebelumnya, kita telah membahas tentang hukum alam di balik praktek pelayanan, yaitu hukum sebab-akibat, kelimpahan dan inertia( kelembaman). Maka kita dapat menelaah hubungan antara pelayanan dengan dunia marketing atau dunia pemasaran.
Hukum kelembaman atau inertia membua manusia secara psikologis suka di zona nyaman. Apabila ada gangguan terhadap zona nyaman ini, secara spontan manusia melakukan penolakan. Banyak kan yang bilang, “enak-enak disini ngapain pindah?” Atau ada yang bilang “Kalau ngga rusak ngapain diganti” nah ini adalah contoh-contoh orang-orang yang terpengaruh oleh hukum kelembaman.
Pelayanan, sekali lagi adalah sebuah praktek memberi, entah memberi barang atau sebuah jasa. Apapun bentuknya, pelayanan memberikan kenyamanan bagi sang penerima. Salah satu bentuk pelayanan adalah senyum, sebuah senyum memang beragam artinya, tetapi bagi sang penerima senyum, sebuah senyuman dapat memberikan rasa nyaman.
Apabila anda sering tersenyum pada seseorang ketika berpapasan dengannya, maka anda membiasakan sang penerima senyum tadi dengan rasa nyaman dan senang. Disini kuncinya, jika anda tiba-tiba tidak bisa memberikan senyuman, entah karena sedang stress atau sedang dalam masalah, maka sang penerima senyum tadi juga akan merasakan rasa nyaman dan senangnya terputus. Dia akan mencoba mengembalikan rasa senang dan nyamannya dengan mencoba menanyakan, ada masalah apa? Dan jika dia mampu dia akan menyelesaikan masalah itu untuk anda.
Apakah anda sudah mengerti hubungan antara pelayanan dan marketing ?
Pelayanan yang konsisten membuat seseorang dalam suatu zona nyaman,dan sesuai dengan hukum kelembaman, gangguan di zona nyaman akan membuat seseorang terusik untuk mengembalikan keadaan.
Tahukah anda, bahwa sukses Microsoft menjadi sebuah perusahaan raksasa adalah dengan membiasakan semua pemakai pc computer disekolah dengan program windows dan Microsoft Office. Ketika lulus, mereka tidak terbiasa dengan program-program dari perusahaan lain dan membeli produk-produk Microsoft.
Intisari pemasaran tidak terletak pada banyaknya media promosi dan budget yang anda keluarkan. Tetapi lebih pada bagaimana barang atau jasa yang anda berikan dapat memberikan manfaat dan kenyamanan bagi pelanggan secara konsisten.
0 comments:
Post a Comment