Posts

Showing posts from January, 2016

Kebenaran dan spiritualitas, update slide 4

Update slide 4 check this out http://www.husadareiki.com/p/kebenaran-akal-sehat-dan-spiritualit.html

Iri hati dan kebencian

Image
Di kota besar, sekalipun gemerlap lampu di malam hari membuat suasana malam terasa terang bak di siang hari. Ada juga tempat-tempat yang pencahayaan lampu jalannya tidak baik dan remang-remang. Seperti di bawah kolong jembatan, daerah tepi sungai, dan daerah dekat rel kereta api, di tempat-tempat itu, biasanya ditinggali oleh mereka yang kesulitan menafkahi hidupnya dengan layak. Beberapa tahun yang lalu, saya suka sekali nongkrong di warung di belakang kantor lama saya, Disana, saya kenal dengan seorang sales mobil, namanya Pak Tono, Orangnya ramah, perawakannya agak kurus dan tingginya kurang lebih sekitar 170 cm. Awalnya, kita tidak saling kenal, tapi karena sering ketemu di warung, lama-lama kami jadi sering ngobrol, dan suatu waktu, kita membicarakan betapa sulitnya hidup dikota besar, dan betapa enaknya anak-anak yang di lahirkan dan besar di keluarga orang kaya. Mereka tidak pernah takut kelaparan, baju selalu baru, tidak kepanasan di jalan karena selalu di jemput denga...

Belajar adalah kebiasaan

Image
Sebelum bisa mengemudikan mobil sendiri, saya pikir, orang yang bisa setir mobil sendiri itu adalah orang yang hebat, dan membuat iri hati. Mereka bisa pergi kemana saja, tanpa harus kuatir cari kendaraan umum, hebatnya lagi, mereka seperti jadi orang yang penting di keluarga dan diantara teman-teman. Kemudian, waktu usia saya sudah cukup untuk belajar mengemudikan mobil. Saya kaget setengah mati ketika guru mengemudi saya mengajak saya untuk langsung praktik mengemudi di jalanan kota, yang kadang-kadang macet, dan penuh sliweran sepeda motor. Padahal, saya baru satu jam mengerti soal kopling, rem, gas dan lampu sein. " Ini guru, sembrono banget, kalau nabrak bagaimana", pikir saya. Tapi, tampang guru saya yang sudah lima puluh tahunan, kelihatan galak dan tidak ada rasa kuatir sedikitpun. Suaranya pun, sedikit keras, dan membuat keder di hati. Jadi, setengah terpaksa, saya ikuti instruksinya walaupun gemetaran.

India, di jaman Gotama

India,  di jaman Sidharta Gotama hidup, masyarakatnya di atur oleh sistem kasta dan percaya dengan keberadaan banyak dewa. Tidak jarang perdebatan antar pemuja dewa yang satu dan yang lain berujung dengan perkelahian sengit. Dan bagi mereka yang terlahir dalam keluarga kasta yang rendah, tidak ada kemungkinan bagi mereka untuk belajar tentang ilmu spiritual, ataupun pengetahuan di luar bagian dari kasta mereka. Gotama adalah anak dari seorang raja, kasta kshatriya, kasta tertinggi dalam masyarakat India waktu itu. Tentu, beliau punya kesempatan untuk belajar banyak hal dari para ilmuwan di jaman itu.Dan  dengan bakatnya, pujian dari orang-orang pandai mengalir tiada henti pada Gotama muda. Tetapi setelah melihat kehidupan rakyat diluar tembok istananya, ada kenyataan besar yang disadari oleh Gotama, bahwa semua orang, tidak peduli kastanya, tidak luput dari usia tua, sakit dan kematian. Setelah melihat kenyataan tersebut, Gotama pergi mengasingkan diri, belajar dari para p...

Hebatnya toleransi di kota kecil

Kota kecil dan kota besar, sangat menyolok perbedaan ekonominya, misalnya Jakarta dibandingkan TasikMalaya, atau Surabaya dibandingkan dengan Kediri. Tetapi bagi saya, kota kecil lebih menyolok dalam menyikapi perbedaan antara agama di bandingkan kota besar. Saya tidak tahu, bagaimana masyarakat di propinsi lain di Indonesia, tapi yang saya alami di kota Kediri, sungguh sangat menginspirasi.